Anjuranuntuk mengatur keuangan tersebut tercantum dalam hadis dan Al-Quran. Allah berfirman dalam Al-Quran surat Al-Isra ayat 26 dan 27, yang artinya; "Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan, dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Rabbnya.".
Karenanya Alkitab menyusun aturan mengenai makanan yang haram dan tidak haram dimakan dalam Imamat 11. Dalam Imamat 11, ada banyak jenis makanan yang disinggung, mulai dari unggas, hewan yang hidup di air, hewan yang hidup melata, dan lain-lain. Semua peraturan tersebut harus dipatuhi oleh umat agar tubuh terhindar dari kenajisan.
Berikutini cuplikan ayat Al-Quran tentang utang-piutang,
AyatAlkitab Tentang Uang. by Dertina Sari. 0. Ibrani 13:5 Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."
IniJawabannya! Budhi Marpaung Official Writer. 34227. Banyak orang Kristen bertanya-tanya apakah perjudian adalah dosa dan apa yang Alkitab katakan tentang hal itu. Sementara kasino, undian, dan bola tangkas lainnya hari ini tidak secara khusus disebutkan di dalam Alkitab, namun Tuhan masih memperingatkan agar tidak melakukan pencobaan.
dvks4Q. Sumber / 25 October 2017 Budhi Marpaung Official Writer Riba apaan tuh? Pernah dengar sih, tapi gak tahu artinya. Jika kamu masih baru dengan kata ini, berikut definisi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia riba artinya 1. pelepas uang; lintah darat; 2. bunga uang, rente. Apakah riba sama dengan membungakan uang seperti yang dilakukan oleh pihak bank? Tidak sama. Kegiatan riba justru membungakan uang secara tidak wajar. Alkitab bahkan ada menuliskan perihal riba. Berikut adalah 4 ayatnya 1. Keluaran 2225-27Jika engkau meminjamkan uang kepada salah seorang dari umat-Ku, orang yang miskin di antaramu, maka janganlah engkau berlaku sebagai seorang penagih hutang terhadap dia janganlah kamu bebankan bunga uang kepadanya. Jika engkau sampai mengambil jubah temanmu sebagai gadai, maka haruslah engkau mengembalikannya kepadanya sebelum matahari terbenam, sebab hanya itu saja penutup tubuhnya, itulah pemalut kulitnya-pakai apakah ia pergi tidur? Maka apabila ia berseru-seru kepada-Ku, Aku akan mendengarkannya, sebab Aku ini Ulangan 2319"Janganlah engkau membungakan kepada saudaramu, baik uang maupun bahan makanan atau apapun yang dapat Imamat 2536-37Janganlah engkau mengambil bunga uang atau riba dari padanya, melainkan engkau harus takut akan Allahmu, supaya saudaramu dapat hidup di antaramu. Janganlah engkau memberi uangmu kepadanya dengan meminta bunga, juga makananmu janganlah kauberikan dengan meminta Amsal 288Orang yang memperbanyak hartanya dengan riba dan bunga uang, mengumpulkan itu untuk orang-orang yang mempunyai belas kasihan kepada orang-orang kalau begitu bagaimana sikap kita seharusnya sebagai anak Tuhan dalam soal meminjamkan uang? Lakukan saja apa yang dikatakan Tuhan Yesus “Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.” Matius 542Baca Juga Yesus Telah Meneladani Terlebih Dahulu! Yuk Kita Bersaat TeduhBerilah pinjaman bila memang bisa. Lakukan itu dengan hati yang berbelas kasih bukan mencari keuntungan besar. Akhir tulisan, selamat mempraktikkan! Sumber Halaman 1
Claudia Jessica Official Writer Tahukah Anda kalau agama Kristen punya daftar makanan haram atau makanan yang tidak boleh dikonsumsi? Namun seiring berjalannya waktu, sebagian besar orang Kristen terkesan mengabaikan hal tersebut. Mengapa di jaman sekarang aturan ini sepertinya sudah tidak berlaku? Apakah firman Tuhan telah berubah? Atau, apa saja sih makanan yang termasuk haram? Firman Tuhan Tentang Haram dan Halal Makanan haram adalah suatu makanan yang dilarang untuk dimakan, khususnya menyangkut binatang atau hewan. Istilah haram dan tidak haram pertama muncul dalam Kitab Kejadian 7. Namun peraturan tentang makanan halal dan haram disampaikan oleh Tuhan pertama kali kepada Musa secara terperinci yang tercatat dalam Imamat 11 dan Ulangan 14 3-21. Dalam ayat-ayat tersebut secara umum dijelaskan bahwa ada binatang yang halal untuk dimakan. Binatang yang masuk dalam kategori ini diantaranya adalah binatang berkuku belah dan memamah biak seperti sapi, kambing, domba, rusa, kijang lalu binatang bersirip atau bersisik di dalam air, binatang merayap, bersayap, dan binatang yang melompat memiliki paha yaitu belalang. BACA JUGA Kata Alkitab Benarkah Nggak Ada Yang Haram Buat Orang Kristen? - Ps. Ferry Felani Kategori makanan Haram dalam Alkitab Dalam kitab Imamat pasal 11, dikatakan secara jelas tentang hewan-hewan yang dikategorikan sebagai makanan haram. - Semua hewan yang tidak memamah biak dan tidak berkuku belah secara jelas telah diharamkan dalam kitab Imamat pasal 11. Hewan-hewan tersebut antara lain unta, kelinci, dan babi hutan. - Binatang tidak bersirip & tidak bersisik. Pada Imamat 11 10 tertulis jika segala sesuatu yang tidak mempunyai sirip atau memiliki sisik dalam lautan dan juga sungai serta segala sesuatu yang hidup di air lainnya juga diharamkan dan bangkainya pun harus dijijikkan. Jika dilihat dari ayat ini maka binatang yang diharamkan contohnya adalah udang, ikan patin, kepiting, cumi-cumi, ikan lele, belut dan sebagainya. - Unggas Jenis Burung yang dilarang. Dalam Imamat 11 13-23 disebutkan bahwa beberapa jenis unggas ini tidak boleh dimakan dan dianggap dijijikkan diantaranya adalah burung rajawali, ering janggut, elang laut, elang merah, dan masih banyak lagi. Lantas apakah semua unggas tidak boleh dimakan? Maka jawabannya adalah tidak. Sebab sebagian unggas termasuk dalam kategori halal, yakni unggas yang memiliki paha dibagian atas kaki. Sedangkan yang tidak memiliki paha tidak boleh dimakan karena masuk dalam kategori haram Imamat 11 21. - Binatang merayap, seperti kadal, cicak, ular, buaya, dan sebagainya termasuk makanan haram. Seperti yang tertulis di Imamat 11 23. - Binatang yang berjalan dengan telapak kaki. Dalam Imamat 11 27, dan 28 tertulis jika semua binatang yang berjalan dengan telapak kaki adalah haram seperti orang utan, monyet, anjing, kucing, panda dan sebagainya. - Persembahan kepada berhala, darah, bangkai, hewan yang mati dicekik, hewan pencabulan, serta anak sapi, domba, atau kambing jantan tertua juga tergolong makanan haram atau kotor yang dilarang dikonsumsi. Pergeseran Haram menjadi Halal dalam Perjanjian Baru BACA HALAMAN SELANJUTNYA ->Pergeseran Haram menjadi Halal dalam Perjanjian Baru Kristus Yesus menggenapi Alkitab Perjanjian Baru mengenai mengapa tidak ada makanan haram dalam Kristen. Tujuan kematian Tuhan Yesus di kayu salib adalah untuk menggenapi seluruh Hukum Taurat Yahudi Matius 5 17; Efesus 2 15, termasuk soal makanan haram. Selain itu Tuhan Yesus juga menekankan bahwa semua makanan adalah halal. Hal ini terlihat ketika Yesus terlibat perdebatan dengan orang Farisi dan ahli Taurat yang sangat berpegang teguh pada Hukum Taurat. Markus 7 18-19 mencatat, “Maka jawab-Nya "Apakah kamu juga tidak dapat memahaminya? Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya, karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?" Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal.” Demikian juga para rasul yang merupakan penerus ajaran Tuhan Yesus. Mereka tidak pernah mengajarkan orang percaya untuk tidak memakan makanan haram. Para rasul percaya bahwa larangan memakan makanan haram tidak mengikat orang Kristen lagi. Hal ini terutama kita mengerti dari pengajaran rasul Paulus. Baca juga Benarkah Makanan Haram Ditujukan untuk Menjaga Kesehatan? Dalam berbagai pengajaran surat Paulus kepada di berbagai kota, rasul Paulus berulang-ulang menegaskan bahwa orang Kristen tidak terikat dengan aturan-aturan makanan halal dan haram. Bagi orang Kristen, semua makanan adalah halal sebab semua yang Tuhan ciptakan adalah baik adanya. Semuanya itu dikuduskan oleh firman dan doa 1 Timotius 4 1-5. Penentu Halal dan Haram Bukan Makanan, Tapi ... Baca di halaman selanjutnya >>Penentu Halal dan Haram Bukan Makanan, Tapi Hati Bagi orang yang percaya kepada Yesus, di atas dasar Hukum Kasih, Yesus membaharui hal keharaman ini. Hal haram tidak lagi diarahkan kepada hewan, tetapi pada diri atau hati manusia itu sendiri. Bagaimana pikiran, perkataan, dan perbuatan kita, semua bersumber dari hati. Hati yang tidak mengasihi Allah akan menghasilkan pikiran, perkataan dan perbuatan yang juga tidak mengasihi Allah. Yang harus kita jaga adalah hati kita, dan ini tidak ada kaitannya dengan makanan. Karena hati kita inilah yang dapat menajiskan diri kita. Jauh sebelumnya hikmat ini sudah disampaikan Salomo "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan." Amsal 4 23. Pada akhirnya, tidak ada makanan yang haram lagi bagi orang percaya. Mereka yang beragama Yahudi masih tetap pada aturan Hukum Taurat, yakni Hukum Perjanjian Lama mengenai makanan haram. Sedangkan, orang-orang yang percaya kepada Kristus hidup berdasarkan Hukum Kasih yakni Hukum Perjanjian Baru yang mendasarkan segala ketaatan dan kesetiaan dari hati yang mengasihi Allah. Haram bukan lagi soal makanan, kalaupun ada makanan yang dipantang, artinya bukan karena makanan itu haram melainkan karena alasan kesehatan. Tuhan menginginkan manusia sehat, bahagia, serta tidak mengalami suatu penyakit. Sementara itu, terdapat beberapa makanan yang memang diciptakan untuk tidak dimakan harus dijauhkan. Misalnya, minuman keras, narkoba, rokok dan berbagai hal lain yang membahayakan tubuh. Makanan tidak memproduksi kesetiaan dan ketaatan. Kesetiaan dan ketaatan adalah karya hati. Makanan tidak memproduksi dosa. Karena hati yang memproduksi pikiran, perkataan, dan perbuatan jahat. Kamu diberkati dengan artikel ini? Share ke teman-teman kamu supaya kamu juga bisa memberkati mereka ya! Selain itu, kamu juga bisa mendukung untuk membagikan injil kepada lebih banyak orang dengan menjadi mitra CBN! Caranya, daftarkan diri Anda dengan klik tombol di bawah ini! DAFTAR DI SINI! Tonton videonya di sini Sumber Halaman Tampilkan per Halaman
ayat alkitab tentang uang haram